Ukur Ulang

Berikut berita terkait dengan ukur ulang yang saya cuplik dari beritasatu.com

ukur ulang kebon sawit

Kebon sawit

DPRD Seluma minta BPN Provinsi Bengkulu untuk mengukur ulang seluruh lahan hak guna usaha (HGU) perkebunan di daerah ini diukur ulang guna menyelesaikan konflik lahan antara pengusaha perkebunan dengan masyarakat setempat.

“Sesuai hasil kunjungan kerja kami ke BPN Pusat, disarankan agar seluruh lahan HGU di Seluma diukur ulang guna menyelesaikan konflik lahan antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat setempat,” kata Wakil Ketua DPRD Seluma, Okti Fitriani kepada SP, di Bengkulu, Rabu (11/3) pagi.

Ia mengatakan, seluruh lahan HGU bermasalah di Seluma, akan ukur ulang secepatnya. Hal ini dilakukan agar konflik lahan antara pengusaha perkebunan dan rakyat yang berlangsung cukup lama dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

Demikian pula bagi pengusaha perkebununan yang tidak merealisasikan kometmen awalnya untuk kebun plasma, akan kita tinjau ulang. Sebab, cukup banyak pengusaha perkebunan di Seluma tidak melaksanakan kometmen dengan masyarakat untuk kebun plasma.

“Ini semua akan kita selesaikan dengan memanggil pengusaha perkebunan dengan pihak terkait. sehingga ke depan tidak ada lagi konflik antara pengusaha perkebunan dan rakyat setempat,” ujarnya.

Dengan demikian, jika masalah ini dapat diselesaikan dengan baik, maka pengusaha tenang dan rakyat sejahtera. “Kami sebagai kepanjangan tangan dari rakyat wajib menyelesaikan konflik lahan ini agar tidak berlarut-larut ke depan,” ujarnya.

Terkait dengan itu, DPRD Seluma pada Kamis (12/3) akan memanggil pimpinan perkebunan yang kebunnya bermasalah dengan rakyat setempat. Pemanggilan ini dilakukan untuk mengetahui seperti apa kebijakan perusahaan yang akan diberikan kepada masyarakat.

Demikian pula izin HGU yang dikeluarkan BPN Seluma kepada salah satu perusahaan perkebunan yang tumpang tindih dengan lahan masyarakat akan diselesaikan. “Kasihan masyarakat lahanya hilang dicoplok pengusaha. Kita akan cari solusi yang tepat agar kedua belah pihak sama-sama tidak dirugikan,” ujarnya.

Mantan anggota KPU Provinsi Bengkulu ini juga mengimbau Pemkab Seluma dalam memberikan rekomendasi izin HGU agar melakukan pengecekan terlebih dahulu ke lapangan jangan asalkan keluarkan saja.

Akibatnya, ketika izin HGU dikeluarkan BPN, maka muncul reaksi hebat dari masyarakat, karena lahan warga masuk dalam areal HGU tersebut. Kasus seperti cukup banyak terjadi di Seluma, salah satunya kasus PT BIL.

Di dalam HGU PT BIL banyak terdapat lahan masyarakat, sehingga masyarakat memprotes agar HGU perusahaan tersebut, ditinjau ulang dan tanah warga yang masuk lahan HGU agar dikembalikan ke pemiliknya.

“Permasalahan seperti ini akan kita selesaikan, sehingga ke depan klier dan tidak ada lagi aksi demo masyarakat karena lahan mereka dicoplok perusahaan perkebunan tanpa diberikan ganti rugi sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Sebelumnya Bupati Seluma, Budra Jaya mengatakan, pemkab siap melaksanakan saran dari DPRD setempat untuk melakukan pengukuran ulang lahan GHU perusahaan perkebunan di daerah ini.

“Kita siap menyelesaikan masalah sengketa tanah di Seluma, khususnya lahan HGU perkebunan, sehingga masalah tanah ke depan di daerah tidak ada lagi,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Asisten I Pemprov Bengkulu, Sumardi. Ia mengatakan, Pemprov Bengkulu akan memanggil Bupati, BPN, dan pimpinan perkebunan yang bermasalah dengan izin HGU di daerah ini.

Khususnya masalah sengketa lahan PT BIL dengan masyarakat setempat. Sebab, ada ratusan hektare lahan milik masyarakat masuk dalam areal HGU PT BIL. Akibatnya, lahan tersebut tidak bisa lagi garap masyarakat.

Padahal, lahan yang masuk ke dalam HGU PT BIL tersebut, sudah turun temurun digarap masyarakat.

“Masalah ini harus segera diselesaikan sehingga masyarakat ada kepastian hukum atas tanah yang dimilikinya selama ini,” ujarnya.[143/L-8] sumber

Tags: ,
Posted in pengukuran tanah, Ukur Ulang by PengurusTanah.Net

No comments for Ukur Ulang. Be the first!

Leave a reply for : Ukur Ulang

 
eXTReMe Tracker