Pemecahan Sertifikat Tanah

pemecahan sertifikat tanah 225x300 Pemecahan Sertifikat Tanah

Proses peralihan hak karena jual beli sebagian untuk tanah yang bersertifikat dengan adanya pemecahan hak merupakan salah satu dari berbagai kegiatan yang ada di Kantor Pertanahan.

Peralihan hak milik atas tanah adalah suatu perbuatan hukum yang bertujuan memindahkan hak milik atas tanah dari satu pihak kepada pihak lain.

Tujuan dilakukannya pendaftaran peralihan hak karena jual beli ini adalah untuk menjamin kepastian hak dari penerima hak selanjutnya (pembeli). Dalam penelitian ini permasalahan yang dihadapi adalah :

  1. Bagaimana proses peralihan hak karena jual beli sebagian untuk tanah yang bersertifikat dengan adanya pemecahan hak di Kantor Pertanahan ;
  2. Hambatan-hambatan apa saja yang timbul dalam proses peralihan hak karena jual beli di Kantor Pertanahan;
  3. Upaya-upaya yang dilakukan untuk menghadapi permasalahan yang timbul dalam proses peralihan hak karena jual beli di Kantor Pertanahan.
    Hambatan yang ditemui dalam proses peralihan hak karena jual beli yaitu persyaratan yang diajukan oleh pemohon tidak lengkap, pengisian akta jual beli yang dibuat oleh PPAT kurang lengkap atau terjadi kesalahan, terlambatnya Gambar Ukur sehingga proses berjalan tidak sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan,kurangnya tenaga ahli, kesibukan Kepala Kantor, kurangnya kedisiplinan pegawai, dan adanya patok yang belum terpasang. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan yaitu menambah jumlah tenaga ahli, meningkatkan kualitas pegawai, dan mengadakan penyuluhan tentang pendaftaran peralihan hak. Proses peralihan hak karena jual beli merupakan salah satu upaya tertib administrasi dibidang pertanahan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diberikan saran agar memberikan peluang kepada masyarakat atau publik yang berfungsi sebagai badan konsultan profesional, untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala atau masalah dalam proses pengurusan sertifikat tanah, termasuk untuk peralihan hak karena jual beli. Badan konsultan ini, hanya membantu atau memperlancar proses bagi Badan Pertanahan dan masyarakat yang membutuhkan, Kantor Pertanahan diharapkan memberikan penjelasan dan pengarahan kepada masyarakat mengenai tatacara pengajuan permohonan peralihan hak karena jual beli, Kantor Pertanahan, diharapkan selalu hadir dengan Sumber Daya Manusia yang lebih berkualitas, sistem manajemen yang baru, teknologi yang tinggi sehingga kemajuan dan perkembangan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Sumber : klik disini

Apakah kata di bawah ini yang anda cari:

tata cara jual beli tanah yang belum bersertifikat (188), jual beli tanah yang belum bersertifikat (109), biaya pemecahan sertifikat tanah (93), pemecahan sertifikat tanah (93), biaya pecah sertifikat tanah (44), proses pemecahan sertifikat tanah (37), cara jual beli tanah belum sertifikat (34), biaya pemecahan sertifikat (32), cara pemecahan sertifikat tanah (31), proses jual beli tanah belum bersertifikat (29)

19 Responses for Pemecahan Sertifikat Tanah

  1. March 14th, 2012 | 11:59

    Ultrabook Noteboook Tipis Harga Murah Terbaik…

    [...]Analisis proses pemecahan sertifikat tanah | PengurusanTanah.NET[...]…

  2. April 13th, 2012 | 20:13

    jaket kulit…

    [...]Analisis proses pemecahan sertifikat tanah | PengurusanTanah.NET[...]…

  3. Nanang
    July 5th, 2012 | 09:51

    mohon informasi hal-hal tentang pemecahan sertipikat tanah dari 1 sertipikat menjadi beberapa sertipikat dan tentang penggabungan dari beberapa sertipikat menjadi 1 sertipikat beserta simulasi biaya yang harus dikeluarkan. terima kasih.

  4. July 9th, 2012 | 04:02

    @nanang, untuk pemecahan sertipikat menjadi beberapa sertipikat yang perlu disiapkan adalah syarat khusus pemecahan lebih dari 4 bidang ada ada surat rekomendasi pecah dari pemda (pemerintah daerah sleman)/(kimpraswil) yang kedua alasan di pecah untuk apa? selengkapnya anda bisa kunjungi link ini syarat pemecahan sertipikat tanah
    dan untuk penggabungan sertipkat tanaha yang pokok adalah beberapa sertipikat tanah tersebut sudah satu nama anda bisa lihat disini Syarat penggabungan sertipikat tanah

  5. December 4th, 2012 | 13:07

    mohon pencerahannya…

    saya membeli perumahan di daerah depok, cash bertahap, sudah lunas sejak 2 tahun lalu, sampai sekarang saya belum menerima sertifikat, proses terakhir yang saya pantau, bahwa surat ukur sudah selesai dan tinggal di validasi, kurang lebih memakan waktu 3 bulan.

    pertanyan saya siapakah yang berhak untuk proses validasi tersebut, BPN kah? apakah proses sampai keluar sertifikat memang memakan waktu selama itu mengingat saya sudah menunggu lebih dari 2 tahun untuk sertifikat jadi, dan sekarang kira kira apa yang harus saya lakukan.

    saya sangat menunggu jawabannya

    rgds
    ican

  6. SESI
    December 21st, 2012 | 10:22

    Mohon informasinya
    saya beli tanah 21m dari tanah 150m(bersertifikat),th 2008 sy sudah membuat AJB nya.sekarang kl sy ingin mecah kan hrs pakai AJB yang no 2. (pendaftaran peralihan hak),masalahnya yang no2 itu hilang.sy hy pegang yang no 3&4. apa sy hrs buat Ajb lg? terima kasih

  7. December 24th, 2012 | 18:43

    @sesi AJB kok banyak sekali, bisa di jelaskan “masalahnya yang no2 itu hilang.sy hy pegang yang no 3&4″

    setahu saya setelah di buatkan AJB mestinya tidak cukup sampai di situ saja dan urusan belum selesai alias harus di daftarkan ke kantor pertanahan setempat untuk pemeliharaan data yuridis (peralihan hak dengan jual beli tersebut)nah barus setelah di adakanya perbuatan hukum tersebut maka buku tanah yang tadinya atas nama pemilik lama menjadi atas nama PEMBELI tersebut

    semoga dapat membantu

  8. SESI
    December 25th, 2012 | 08:13

    melanjutkan pertanyaan yang diatas. saya ingin MEMBUAT SERTIFIKAT untuk kios yang saya beli(21m). AJB sudah saya buat th2008 di PPAT camat setempat. AJB kan terbit ada 4 lembar
    1.ARSIP PPAT
    2.PENDAFTARAN PERALIHAN HAK
    3.IZIN PERALIHAN HAK
    4.PEMBELI
    nah, yang no.2 itu hilang,yang saya pegang sekarang cuma yang no3 dan 4.perlu diketahui, saya beli kios tersebut th 2008 hanya 21m dari luas tanah sekitar 250m( yang sudah bersertifikat).kalo ga salah artinya saya kan harus mecah dulu.sedangkan menurut info yang saya dapat, untuk pemecahan kan HARUS disertai lembar yang ke 2(pndaftaran peralihan hak).yang saya tanyakan, apa benar harus pakai lembar yang kedua? kalo benar, apa lembar ke2 tersebut bisa diterbitkan lagi? mohon pencerahan

  9. December 25th, 2012 | 13:01

    @sesi
    oo begitu maksudnyua duplikat akte, memang betul dalam pembuatan akte jual beli dibuatkan 4 akte dan salah satunya adalah di pegang pembeli sendiri dan di pegang oleh pejabat pembuat akte untuk dibuat minuta (dijilid) karena nantinya ada pemeriksaan dari Kantor Pertanahan setempat, yang lainya untuk di lampirkan dalam permohonan perlaihan hak nya dikantor pertanahan.

    permasalahan sekarang adalah yang harus anda lakukan pemecahan sertipikat dahulu dan selanjutnya setelah pemecahan selesai bisa di proses balik nama dengan dilampiri akte yang masih ada, jikalau nanti akte itu tidak ada matreinya bisa di capkan kekantor pos dengan biaya seharga matrei, namun demikian mengenai bphtp harus di buatkan perhiyungan tahun sekarang, apalagi sekarang bpn sudah menerapkan znt ( zona nilai tanah ) untuk wilayah tertentu.

    Rekomendasi : akte di buatkan baru saja pak, karena saya yakin akte yang bapak pegang pasti belum menyebutkan obyek hak yang jelas semisal, nomor hak milik, nomor surat ukur, luas tanah masih menyebutkan kurang lebih.
    demikian pak mugo-mugo bisa dipahami

  10. December 25th, 2012 | 13:03

    ohya untuk tambahan aja pak bisa di baca link ini syarat pemecahan sertipikat tanah http://jasamengurustanah.com/pemecahan_tanah_sudah_sertipikat_produk13.html

  11. SESI
    December 26th, 2012 | 10:08

    terimakasih banyak atas infonya ya…

  12. ahmad
    January 5th, 2013 | 12:42

    mhn informasinya..
    orang tua saya rencananya mau hibahkan tanahnya ke anak2nya.. tanah yang ada sdh bersertifikat atas nama orang tua, rencananya tanah di pecah menjadi 6 bagian dan 1 bagian kembali ke orang tua. kalau prosesnya hny sampai pada pecah lahan saja dan untuk sertifikasi dilanjutkan oleh masing2 anak bisa ngak??? N setelah pecah nanti apa masing2 yang mendapat bagian hibah memperoleh bukti hibah utk pengurusan sertifikat atau gmn??? terus biaya utk proses itu dan waktu yang di butuhkan berapa lama?? Terima kasih

  13. January 9th, 2013 | 12:24

    @ahmad
    maaf baru bisa membalasnya
    betul untuk proses hibah yang anda ceritakan di atas prosesnya adalah pemecahan dahulu menjadi 6xpecah dimana masing-masing sertipikat tersebut masih atas nama pemilik lama yaitu bapaknya, dan selanjutnya proses hibah adalah dengan di buatkan akte hibah sebagaimana sesuai dengan rencana hibah, dalam proses peralihan hak karena hibah bisa tidak dengan bersam-sama, lebih jelasnya mengenai berkas pendukungnya anda bisa akses link ini http://jasamengurustanah.com/pemecahan_tanah_sudah_sertipikat_produk13.html

  14. January 11th, 2013 | 03:04

    Selamat Pagi,Pak/Bu.
    Ada SHM saudara saya yang saling timpa gambar dan luasnya dengan tetangganya selaku pemilik asal. Bagaimana caranya melakukan koreksi SHM kami ya? Dalam kasus ini, ahli waris tetangga sudah tercerai berai tidak ketahuan rimbanya sehingga tidak memungkinkan koreksi SHM secara bersamaan.
    Terimakasih banyak atas replynya.

  15. January 11th, 2013 | 03:59

    @Sixtus yang terhormat.

    sebelumnya saya ucapkan terimaksih telah berkontribusi di blog sederhana ini, Sixtus bisa datang langsung kekantor pertanahan setempat dengan mengajukan permohonan pengukuran ulang, adapun permohonan data pendukung bisa anda lihat dengan mengklik link ini http://jasamengurustanah.com/rekontruksi_pengembalian_batas_produk3.html
    untuk selanjutnya dari petugas BPN lah yang akan memberitahu dimana batas-bats tanah anda, jikalau benar terjadi tumpang tindih maka perlu adanya melihat data sertipikat yang bersebelahan.

    semoga ada manfaatnya

  16. Iman
    June 10th, 2013 | 12:48

    saya berencana membeli rumah dalam waktu dekat, rumah tersebut tanahya masih menjadi satu sertifikat sama rumah yang lain ( Gandeng )
    Pertanyaan saya langkah langkah apa yang harus saya lakukan untuk memecah sertifikat tersebut?

    Terima lasih

  17. June 20th, 2013 | 01:46

    yang harus dilakukan adalah memecah dahulu tanah yang anda beli dari induknya setelah itu baru di balik nama anda bisa lihat di sini http://jasamengurustanah.com/pemecahan_tanah_sudah_sertipikat_produk13.html
    dan untu balik nama tanah tersebut bisa anda lihat disini kelengkapanya http://jasamengurustanah.com/pengecekan_sertifikat_tanah_produk24.html atau disini http://www.pengurusantanah.net/ajb-akte-jual-beli.html

  18. September 21st, 2014 | 12:10

    klo 100m brapa cih biayanya dari girik menjadi sertipikat

  19. September 25th, 2014 | 19:53

    @yuli yang terhrmat untuk biaya sangat relatif mengingat alas hak masih girik artinya untuk proses menjadi sertipikat anda harus membuat berkas konversi yang data datanya di kantor desa…lebih jelasnya anda bisa lihat syarat apa saja untuk proses girik ke sertifikat silahkan buka ling ini http://jasamengurustanah.com/konversi_pendaftaran_tanah_pertama_kali_produk7.html untuk biaya di bpn silahkan anda lihat di pp13 2010 kalau tidak salah, semoga ada manfaatnya salam

Leave a reply for : Pemecahan Sertifikat Tanah

 
eXTReMe Tracker
%d bloggers like this: