Perlukah Ukur Ulang Jual Beli Tanah yang sudah Bersertipikat?

pengukuran-tanahDalam kesempatan ini saya akan menulis tentang “Perlukan ukur Ulang dalam proses Jual Beli Tanah yang sudah bersertipikat” sebelum seseorang membeli sebidang tanah tentu pertanyaan secara umum adalah sebagai berikut :

  1. Letak Tanah
  2. Muka depan bidang tanah
  3. Harga Tanah
  4. Sudah Sertipikat (Bukti Kepemilikan tanah)
  5. Biaya Pengurusanya
  6. SSB/BPHTB
  7. dan lain-lain silahkan di tambahin sendiri hehehe

setelah itu mari kita coba bersama semisal kita sebagai pembeli tanah tersebut, tentu anda sebelum mengiyakan transaksi jual beli tanah adalah yang di tanyakan tentunya letak tanah sesuai tidak dengan yang kita cari, dan selanjutnya adalah bagaimana bentuk sekaligus ukuran lebar muka tanah dengan membayangkan wangun tidaknya bangunan anda selanjutnya, namun lain halnya jika tanah tersebut bukan untuk rumah tinggal.

Harga Tanah, Untuk yang satu ini harga tanah kita memang tidak bisa pastikan mengenai patokan harga tanah namun biasanya orang akan melihat yang bisanya sudah berjalan bisa jadi tanah di sekitar tanah tersebut pernah terjual, nah di situlah kadang penjual tanah dipakai sebagai tolak ukur, sebalinya juga pembeli bisa mengasih harga tanah dengan harga yang lebih tinggi kepada penjual tanah tersebut dengan alasan saya suka tanah ini, saya berkesimpulan bahwa harga tanah yang sesungguhnya adalah tidak ada yang pasti, entah anda setuju atau tidak harga tanah selalu berubah ubah dan sangat unik nilainya kalaupun ada nilai semisal NJOP PBB itupun juga tidak bisa di buat sebagai patokan atau tolak ukur, saya sendiri pernah membuktikan didaerah bantul tepanya di kecamatan Pleret coba bayangkan di njop pbb dengan nilai = 129.000,- setelah berekspedisi mereka bisa transaksi jual beli tanah tersebut bisa mencapai Rp. 500.000,- coba kita bayangkan sudah berapa kali lipatnya dari Nilai NJOP PBB. dan sebaliknya juga di NJOP PBB nilai Rp.800.000 penjual menjual tanah dengan nilai kurang dari Itu dengan alasan masih ada hubungan famili,

dan tidak kalah hebohnya adalah Penjual tanah bukanya dapat uang penjualan tanah justru malah nomboki pembayaran Pajak BPHTB/ PPH yang harus dibayar oleh (wajib pajak pembeli) enak banget pembelinya tidak keluar uang bayar tanah dan pajak udah dapat tanah pajak di bayarin sama penjualnya lagi, coba siapa yang ga ingin heheheh? okey shahabat artikel ini memang belum menyentuh dengan judulnya yaitu PERLUKAH UKUR ULANG JUAL BELI TANAH YANG SUDAH SERTIPIKAT? maka dari itu akan saya lanjut dilain kesempatan okey tunggu ya?

Ohya shahabat jika tertarik shahabat bisa ingatkan aku dengan meninggalkan komentar di kolom yang sudah tersedia di bawah ini, shahabat bisa lewat facebook, twitter, google + dan kolom komenter bawaanya hehehe okey begitu dulu waktu sudah jalan terus sampai ketemu di komentar shabat

Apakah kata di bawah ini yang anda cari:

biaya pengukuran ulang tanah (124), biaya ukur ulang tanah (42), biaya ukur ulang tanah di bpn (29), pengukuran ulang batas tanah (4), prosedur pengukuran ulang tanah (4), syarat ukur ulang tanah (4), bagaimana prosedur ukur ulang tanah di bpn (2), biaya ukur ulang tanah bpn sleman (1), biaya ukur ulang bpn (1), cara membeli tanah dan cara pengukurannya (1)
Tags: ,
Posted in Jual Beli by PengurusTanah.Net

2 Responses for Perlukah Ukur Ulang Jual Beli Tanah yang sudah Bersertipikat?

  1. Wahyu
    December 10th, 2013 | 10:25

    Sangat diperlukan pengukuran ulang, disebabkan guna menghindari soal penyerobotan tanah atau data tanah fisik tidak sesuai dengan bukti Sertifikat ataupun perihal lain yang menyangkut fisik tanah dengan kondisi terbaru, dikarenakan banyak pihak oknum tanah bermasalah.

  2. December 10th, 2013 | 15:09

    ya betul shob

Leave a reply for : Perlukah Ukur Ulang Jual Beli Tanah yang sudah Bersertipikat?

 
eXTReMe Tracker